05 August 2007

Kembali Aku

Kembali aku memikirkanmu dan kini pikiran-pikiran akan dirimu berkelebat bagaikan petir di gemuruhnya hujan pagi ini. Menyapamu dan kembali kau palingkan wajahmu

Keterasingan adalah aku dan kau selalu berada dalam gemuruh dan gegap gempita suara yang memujamu. Bila kita dipersatukan maka itu adalah hanya ilusi yang coba ku bangun. Ku coba merasakan tanpa tahu artinya. Terkadang cahaya bulan sudah membuat aku merasa itulah cahaya keabadian sampai nanti datangnya sang fajar dengan matahari membawa cahaya yang lebih terang. Lalu aku terhenyak di ketiadaan. Coba bertahan, malah membuat aku semakin bimbang.

Obrolan-obrolan kita menjadi hambar dan tak memiliki cita rasa lagi sejak aku mulai kembali dengan keegoisanku dalam mengartikanmu. Sehingga kau mengatakan kepadaku bahwa kau tak lagi bisa memahami bahasa-bahasaku. Walau menurutku Kau salah menurutku saat mengatakan itu. Akulah yang tidak memahami bahasamu. Tuhkan, aku kembali menjadi si egois yang memaksamu dan menafsirkanmu sesuai seleraku. (read more)

2 comments:

Elvi said...

Aku semakin bingung?!

CempLuk said...

wedew..kepikiran sapa nih mbak ??